Estadio Beira-Rio merupakan markas klub Internacional, yang merupakan salah satu tim kuat di Liga Brasil. Stadion yang berjuluk “Gigante do Beira-Rio” (Raksasa Beira-Rio) ini memiliki lapangan sepakbola terbesar di Brasil selatan, dengan ukuran 105 x 68 meter.

Stadion yang lebih dikenal dengan nama Estadio Jose Pinheiro Borda ini dibuka pada tahun 1969. Pertandingan persahabatan antara Porto Alegre melawan Benfica menjadi tanda dibukanya stadion tersebut.

Nama Jose Pinheiro Borda diambil dari seorang arsitek asal Portugal yang mengerjakan proyek pembangunan stadion ini. Namun sayangnya, beliau wafat sebelum stadion ini rampung pembangunannya.

Kota Porto Alegre memiliki angkutan cepat yang menghubungkan beberapa daerah. Porto Alegre Metro, merupakan jalur kereta bawah tanah yang dibangun untuk mengurangi kemacetan. Dibangun sejak tahun 1980, Porto Alegre Metro mempunyai jalur yang sudah diperpanjang hingga kota Unisinos.

Estadio Beira-Rio ini dibangun dengan bantuan dari pendukung klub Internacional. Mereka membantu dengan memberikan batu bata, semen dan besi. Tanah yang digunakan untuk pembangunan stadion ini merupakan pemberian pemerintah Porto Alegre kepada Internacional.

Tanah itu terletak di pinggiran Sungai Guaiba dan membutuhkan satu dekade untuk menyelesaikannya. Lamanya proses membangun stadion ini terkait dengan lemahnya finansial klub Internacional.

Pemilik Internacional menggunakan dana pribadinya untuk memperindah stadion kebanggan warga Porto Alegre ini sebagai bentuk terima kasih kepada pendukung klub tersebut.

Pembangunan kembali stadion ini termasuk pembongkaran dan rekonstruksi tingkat, yang membuat lapangan menjadi lebih rendah. Di samping itu ada penambahan eksterior dan atap baru yang membuat stadion ini tampak lebih modern.