• Mobil konsep listrik terbaru GM, menyasar pada level konsumen yang lebih luas.

  • Dibanderol mulai 30.000 dollar AS.

  • Mary Barra (kiri) berharap teknologi mobil listrik bisa dinikmati lebih banyak konsumen di dunia.

  • Sumber : – | Author : Inautonews

    Mobil konsep listrik terbaru GM, menyasar pada level konsumen yang lebih luas.

Setelah berhasil menjual Volt sejak Desember 2010, kini General Motors (GM) punya cita-cita yang lebih muluk lagi. Lewat ajang Detroit Auto Show 2015, GM memperkenalkan konsep Chevrolet Bolt, mobil kompak bertekologi listrik murni dengan banderol 30.000 dollar AS atau Rp 377,1 juta per unit.

Dari sosoknya, mobil konsep ini bergenre MPV kompak atau hatcback, mirip BMW i3 yang sudah mulai dijual ke pasar. GM menyatakan mobil ini mempresentasikan cita-cita perusahaan, “vision for an affodable“. Mobil listrik murni dengan desain menarik, mampu menempuh jarak hingga 200 mil (321,8 km) sekali baterai terisi penuh.

GM masih menutup rapat-rapat soal kapan rencana produksi Bolt di masa depan. Tapi, satu hal yang pasti mobil ini disiapkan sebagai produk global.

“Konsep mobil listrik Bolt adalah pengubah pemainan pada mobil listrik, dalam hal kepemilikan bukan eksklusivitas. Chevrolet percaya teknologi listrik merupakan pilar transportasi masa depan dan wajib terjangkau pada segmen konsumen yang lebih luas,” jelas Mary Barra, CEO GM, dilansir Carscoop.

Masih banyak rahasia tersimpan dari konsep Bolt, dalam hal sistem penggerak, motor listrik, baterai, dan berbagai detail spesifikasi kendaraan yang ditawarkan. Tapi, beberapa bocoran yang disampaikan, antara lain tersedia berbagai pilihan berkendara, pengatur pedal gas, tinggi kendaraan, pengatur suspensi, dan mobil ini bisa memanfaatkan pengisian ulang cepat yang sudah ada di pasar.

Sturktur bodinya diproduksi menggunakan aluminium, magnesium, serat karbon dengan anyaman, sehingga bobotnya ringan namun kokoh. Faktor ini penting karena mempengaruhi daya tempuh maksimal.

“Kami telah membuat langkah besar dalam teknologi yang bisa membuat lebih mudah dan terjangkau bagi konsumen Chevrolet demi menyatukan kendaraan listrik dalam kehidupan sehari-hari mereka. Konsep Bolt menunjukan komitmen GM untuk transportasi listrik dan kemampuan kami menciptakan teknologi mobil listrik yang lebih canggih,” beber Barra.