Ada banyak strategi bisnis yang bisa dilakukan untuk bisa mencapai suatu kesuksesan penjualan dan mendapatkan keuntungan berlipat lebih dari apa yang ditargetkan. Dimulai dari perencanaan produksi, mencari bahan baku, mencari pekerja, produksi, promosi dan penjualan harus dilakukan dengan baik. Namun bagaimana dengan produk yang selalu dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat, yang artinya produk tersebut akan terus diproduksi dan terus menguntungkan. Ini berarti produk yang dihasilkan bukan hanya sekedar harus menjual tetapi harus mampu berkesan. Lalu bagaimana caranya membuat produk yang tidak hanya menjual? Dibawah ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat produk yang berkualitas dan terus dicari konsumen:

1. Riset pasar

Sebelum menciptakan sebuah produk yang bertujuan bukan hanya menjual dan menguntungkan, tetapi untuk selalu dicari dan dibutuhkan, ada baiknya kita melakukan riset pasar terlebih dahulu. Ajak diri kita untuk bisa membaca dan memahami apa yang dibutuhkan dan selalu dicari oleh pasar. Tentukan target pasar mana dan apa yang akan digunakan untuk menjual produk kita.

2. Riset konsumen

Didalam pasar tentu ada konsumen yang akan menggunakan produk kita nantinya. Itu artinya kita juga harus meriset konsumen apa yang akan menggunakan produk kita. Mulai dari siapa yang akan menggunakan, untuk apa, kapan digunakan dan lain sebagainya. Setelah kita meriset pasar, kita baru akan bisa menentukan dan menyesuaikan produk yang akan dibuat.

3. Strategi marketing

Strategi marketing sangat dibutuhkan dalam melakukan kegiatan transaksi. Strategi marketing yang bisa dilakukan ada banyak cara, diantaranya adalah segmentasi, targeting dan positioning.

Segmentasi adalah kemampuan untuk memilah, mengelompokkan, serta mendiagnosa system yang ada. Hal ini dilakukan untuk melahirkan kesepakatan untuk melangkah pada tujuan dari pemasaran itu sendiri.

Targeting adalah proses yang dilakukan dalam menyeleksi target market yang tepat untuk memproduksi pelayanan dari perusahaan.

Positioning adalah proses yang dilakukan dalam menguak, mempelajari, memahami kondisi emosional konsumen dengan apa yang ditawarkan perusahaan.

4. Strategi harga

Produk yang dihasilkan tidak semata – mata langsung dilabelkan dengan sebuah merek dan harga. Harga yang diberikan harus sesuai dengan apa yang dihasilkan dan kemana akan dijual. Strategi harga yang digunakan juga harus mampu menguntungkan bagi perusahaan, terlebih ketika harus berhadapan dengan pesaing yang menjual produk yang sama dengan kita. Permainan harga harus diimbangi dengan kualitas produk yang dihasilkan. Ini yang nantinya akan membawa kepercayaan pelanggan terhadap produk kita.

5. Brand

Kegiatan memproduksi bukan hanya terbatas pada menghasilkan dan menjual suatu produk. Brand disini memegang peranan penting bagi suatu produk saat hendak dijual. Tanpa adanya brand, produk tidak akan memiliki harga dan nilai di masyarakat. Brand jugalah yang akan menjadi pembanding diri kita dengan pesaing. Dengan adanya brand, akan mudah pula masyarakat mencari dan mengingat produk kita. Ini yang akan menguntungkan kita dalam kurun waktu lebih panjang.

6. Keunikan produk

Keunikan suatu produk yang dihasilkan akan memberikan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat saat mendapatkannya. Terlebih ketika sudah ada produk yang sama dipasaran. Selain produk dengan kualitas terbaik, keunikan produk akan membawa perusahaan mendapatkan reputasi tinggi di konsumen.

7. Promosi

Strategi selanjutnya adalah promosi. Promosi menjadi bagian terpenting saat produk sudah selesai diciptakan. Keunikan dan kualitas terbaik produk tidak akan menjamin penjualan sukses tanpa dibarengi dengan promosi yang baik. Divisi sales and marketing harus mengerahkan segenap tenaga, waktu dan fikirannya untuk terus mencari jalan dan solusi untuk promosi lebih baik dan sukses. Promosi tidak berhenti pada bagaimana dan apa yang harus dilakukan saat hendak menjual. Tetapi harus terus dilakukan untuk mempertahankan produk dipasaran dan membuat konsumen terus mencarinya.