Bagaimana posisi dan penampilan Anda saat berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain, itulah cara bagaimana orang lain menciptakan penilain terhadap diri Anda. Anda harus bisa membuat orang percaya dengan semua yang Anda katakan tanpa mengurangi cara Anda dalam mempertahankan reputasi atau kredibilitas Anda sebagai seorang pebisnis. Anda bisa mencari tahu apa saja yang bisa membuat reputasi Anda rusak saat berkomunikasi dengan klien atau relasi bisnis. Ini akan menjadi pelajaran dan bahan evaluasi bagi Anda dan bisnis Anda.

1. Tidak ada persiapan saat hendak pertemuan

Penting bagi semua pebisnis untuk mempertahankan kredibilitas atau reputasi bisnis di depan klien ataupun relasi bisnis Anda. Ini bisa jadi sangat terlihat saat Anda akan melaksanakan meeting atau pertemuan dengan relasi Anda. Sekalipun hanya jamuan minum teh di sore hari, tentu akan ada bahasan seputar bisnis di dalamnya. Itu sebabnya Anda harus mempersiapkan benar pertemuan apapun dan sekecil apapun itu. Jika Anda tanpa persiapan, bisa jadi Anda akan kesulitan dalam membentuk dan membangun reputasi atau kredibilitas Anda sebagai seorang pemilik bisnis.

2. Membungkukkan diri

Kita terkadang agak risih saat melihat orang yang membungkukkan badannya saat berhadapan atau bercakap dengan kita. Terlihat seperti orang malas atau orang yang enggan masuk ke dalam komunikasi tersebut. Ini yang harus Anda hindari dalam setiap komunikasi dan pertemuan dengan klien atau relasi bisnis Anda. Lebih terlihat bagaimana kita membungkuk adalah saat kita lebih fokus dengan gadget yang kita miliki saat berkomunikasi atau meeting dengan relasi dan orang penting bisnis Anda. Mereka akan merasa tidak dihargai karena Anda lebih serius dan fokus menunduk menghadap gadget yang Anda miliki.

3. Bersandar saat berbicara

Ketegasan dan kesungguhan seseorang dalam berbicara serius dapat terlihat dari bagaimana mereka duduk dan berbicara. Bagi sebagian orang, berbicara dengan bersandar tentu tidak menjadi masalah. Tapi ada kalanya itu membangun nilai negatif bagi pencitraan Anda. Bersandar bisa diartikan sebagai tanda kemalasan atau ketidaksiapan Anda dalam menghadapi suatu acara. Sekalipun Anda lelah dengan pekerjaan, jangan pernah tunjukkan itu di depan klien atau relasi Anda dengan banyak bersandar saat berbicara dan menjelaskan tentang bisnis Anda kepada mereka.

4. Tidak mengendalikan suara

Bersemangat memang sangat diharuskan saat Anda mempresentasikan produk bisnis Anda. Namun tetap ingat tentang bagaimana teknik presentasi yang baik. Bukan hanya dari penampilan diri dan penampilan bahan persentasi saja. Namun juga dari bagaimana Anda mengkomunikasikan dengan audiens. Jaga kualitas dan frekuensi suara yang Anda gunakan. Jangan terlalu keras dan jangan terlalu pelan. Ini akan mempengaruhi penyampaian informasi kepada mereka. Atur setiap emosi Anda agar tidak membuat suasana memburuk dengan kualitas suara Anda.

5. Bertele – tele

Yang terakhir adalah jangan bertele – tele dalam menyampaikan setiap informasi yang ingin Anda sampaikan. Untuk awal Anda bisa menjelaskan dengan singkat dan memberikan contoh permasalahan yang sering terjadi di masyarakat. Selanjutnya Anda bisa mulai masuk ke promosi produk atau layanan Anda dan menjelaskan solusi apa yang bisa produk Anda berikan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Relasi bisnis atau klien Anda tidak akan merasa lelah dan bosan saat mendengarkan Anda. Anda juga bisa menyelipkan sedikit guyonan atau humor dalam persentasi tersebut, tujuannya supaya suasana bisa mencari saat mulai menegang.