thumbnail

– – Usai kehancuran akibat Perang Dunia II, Piala Dunia kembali diadakan di Eropa, tepatnya di Swiss. Jerman Barat untuk pertama kalinya merebut juara dunia setelah mengalahkan Hongaria 3-2 di final.

Pemilihan Swiss sebagai tuan rumah dirasa sangat tepat karena pada tahun itu FIFA yang bermarkas di ibukota negara tersebut, Zurich, merayakan hari jadinya yang ke-50. Penunjukkan Swiss terjadi pada konggres FIFA 1946, bersamaan dengan keputusan Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 1950.

Beberapa hal yang menjadi sorotan di Piala Dunia kali ini adalah untuk pertama kalinya turnamen sepakbola terbesar di dunia itu diliput televisi. Selain itu turnamen ini dikatakan lebih mendunia karena untuk pertama kalinya semua benua kecuali Australia mengirimkan wakilnya di babak kualifikasi. Asia yang baru mendirikan federasinya, AFC (Asia Football Confederation), diwakili Jepang dan Korea sedangkan Afrika diwakili Mesir.

Pada Putaran final terpilih 16 negara yang akan berlaga mulai 16 Juni hingga 4 Juli. Amerika Selatan diwakili Uruguay, Brasil dan Meksiko, Asia diwakili Korea dan sisanya adalah wakil Eropa yaitu Austria, Belgia, Cekoslovakia, Inggris, Perancis, Hongaria, Italia, Skotlandia, Swiss, Turki, Jerman Barat dan Yugoslavia.

Format kompetisi tahun ini sedikit berbeda, kalau tak bisa disebut aneh. Seluruh 16 negara yang lolos dibagi kedalam empat grup yang berisi empat negara, dengan dua tim dijadikan unggulan. Kedua tim unggulan tersebut tidak harus saling bertemu, sehingga tiap negara hanya bertanding dua kali di masing-masing grup. Dari tiap grup diambil dua tim teratas untuk lolos ke babak perempatfinal.

Babak perempatfinal mempertemukan juara bertahan Uruguay dan Inggris yang berkesudahan 4-2 bagi Uruguay. Kemudian Jerman Barat mengalahkan Uruguay 2-0. Lalu Austria menyingkirkan tuan rumah dalam pertandingan yang tercatat sebagai laga dengan jumlah gol terbanyak, hasil akhir 7-5.

Satu partai lagi menampilkan favorit juara Hongaria melawan Brasil. Partai yang berkesudahan 4-2 untuk kemenangan Hongaria ini disebut sebagai pertandingan terkotor dalam sejarah sepakbola. Sepanjang pertandingan kedua tim menampilkan permainan keras dan beberapa kali menyulut perkelahian antarpemain.

Jerman Barat dan Hongaria akhirnya berhasil maju ke babak final. Di semifinal Jerman Barat mengalahkan Austria 6-1. Sedangkan Hongaria menyingkirkan juara bertahan 4-2 melalui perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain imbang 2-2.

Partai final menjadi ulangan babak penyisihan grup, ketika itu Hongaria menang 8-3. Kemenangan Hongaria tampaknya akan terulang di partai final setelah mereka unggul 2-0 dalm delapan menit pertama. Tetapi sepuluh menit kemudian Jerman Barat berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Max Morlock dan Helmut Rahn. Pada menit 84 Rahn mencetak gol kemenangan bagi Jerman Barat. Sebenarnya Hongaria berhasil menyamakan kedudukan di dua menit akhir, namun gol Ferenc Puskas dianulir wasit.

Kemenangan Jerman Barat menjadi juara dunia di Swiss saat ini dikenal dengan ‘Miracle of Bern’. Nama itu diambil dari sebuah judul film di tahun 2004 yang menceritakan kesuksesan Jerman tadi.

Piala Dunia 1954 ini tercatat sebagai turnamen dengan rata-rata gol terbanyak sepanjang sejarah, yakni 5,38 gol per partai. Rekor tersebut masih bertahan hingga sekarang.

Tuan rumah: Swiss
Jumlah peserta: 39 (16 di putaran final)
Juara: Jerman Barat
Jumlah pertandingan: 26
Jumlah gol: 140
Rata-rata gol: 5,38
Total penonton: 943.000
Rata-rata penonton: 36.269
Topskorer: Sandor Kocsis (HUN), 11 gol