thumbnail

Jakarta – Piala Dunia 1938 diadakan di Prancis. Italia mempertahankan gelar juaranya di turnamen yang untuk kedua kalinya diadakan di daratan Eropa ini. Di partai final Gli Azzuri mengalahkan Hongaria 4-2.

Kebijakan FIFA untuk menjadikan Prancis sebagai tuan rumah dipertanyakan negara-negara Amerika latin. Pilihan tempat di Amerika Latin diabaikan. Sebelumnya Argentina telah memohon FIFA agar dijadikan sebagai tuan rumah. Alasan yang bisa diterima adalah penghargaan FIFA kepada Jules Rimet, mantan Presiden FIFA asal Prancis yang telah berjasa besar merintis Piala Dunia. Meski begitu, Argentina dan Uruguay yang masih kesal karena penolakan wakil Eropa di tahun 1930 memutuskan untuk tidak hadir di Prancis.

Untuk pertama kalinya tuan rumah dan juara bertahan tidak harus mengikuti babak kualifikasi. Dari 37 negara yang mengikuti kualifikasi, 15 negara tampil di putaran final.

Austria yang sebenarnya lolos babak kualifikasi tidak dapat ikut karena negaranya diduduki oleh Jerman. Tempatnya digantikan oleh Inggris, namun negara itu menolak berpartisipasi.

Selain Inggris, Amerika Serikat dan negara-negara Amerika Tengah-Karibia juga mengundurkan diri. Kuba akhirnya maju sebagai wakil Amerika Tengah-Karibia. Selain itu wakil Asia, Jepang juga mengundurkan diri dan tempatnya digantikan oleh Hindia Belanda alias Indonesia saat masih dijajah Belanda.

Swedia yang seharusnya melawan Austria di babak pertama dapat langsung lolos ke perempatfinal. Di delapan besar mereka menghancurkan Kuba 8-0. Sedangkan tuan rumah dikalahkan oleh juara bertahan Italia. Satu-satunya wakil Amerika Selatan, Brasil mengalahkan finalis empat tahun lalu, Cekoslovakia 2-1. Di partai lainnya Hongaria menyingkirkan Swiss.

Langkah Swedia akhirnya dihentikan Hongaria di semifinal dengan skor yang cukup telak 5-1. Partai semifinal lainnya mempertemukan sang juara bertahan dengan wakil Amerika latin. Brasil yang terlalu percaya diri melakukan kesalahan dengan mengistirahatkan bintangnya Leonidas, yang kemudian menjadi topskor dengan delapan gol. Brasil akhirnya dikalahkan juara bertahan 2-1. Untungnya mereka masih meraih posisi ketiga setelah mengalahkan Swedia 4-2.

Tanggal 19 Juni, bertempat di Stade Olympique de Colombes, Paris, Italia berhasil mempertahankan gelarnya. Tim asuhan Vittorio Pozzo itu unggul 4-2 atas Hongaria.

Tuan rumah: Prancis
Jumlah peserta: 37 (15 di putaran final)
Juara: Italia
Jumlah pertandingan: 18
Jumlah gol: 84
Rata-rata gol: 4,67
Total penonton: 483.000
Rata-rata penonton: 26.833
Topskorer: Leonidas (BRA) 8 Gol