thumbnail

– – Piala Dunia 1974 berlangsung di Jerman Barat. Kesebelasan tuan rumah berhasil menjadi juara dunia setelah di final mengandaskan negara tetangganya Belanda dengan skor 2-1.

Jerman Barat menjadi penyelenggara setelah dipilih oleh FIFA di tahun 1966. Trofi baru dibuat untuk menggantikan Jules Rimet yang sudah menjadi milik Brasil untuk selama-lamanya. Piala baru ini diberi nama Piala Dunia FIFA yang dirancang oleh orang Italia bernama Silvio Gazzaniga.

Format kejuaraan mengalami perubahan dari tahun 1970. Walau masih tetap diikuti oleh 16 peserta yang dibagi dalam empat grup, namun babak lanjutannya mengalami perubahan. Dua tim terbaik dari tiap grup dibagi lagi dalam dua grup. Juara grup langsung masuk ke final dan runner-up hanya punya peluang menjadi juara ketiga.

Di putaran pertama bau politik bercampur dalam pertandingan Jerman Barat melawan tetangganya Jerman Timur. Duel dua negara berbeda ideologi ini dimenangi Timur 1-0. Juara bertahan Brasil yang datang tanpa Pele hanya berhasil menempati posisi kedua dib awah Yugoslavia setelah kalah selisih gol.

Pada kejuaraan kali ini mata dunia terpaling pada tim Belanda. Di bawah pelatih Rinus Michels, “Negeri Tulip” memperagakan gaya total football yang sangat menarik. Sistem ini membuat permainan lebih hidup. Setiap pemain tidak terpaku di posisinya. Semua dapat berotasi sehingga gelandang dapat berubah peran menjadi penyerang atau bek. Gaya Belanda ini ditunjang oleh apiknya permainan Johan Cruijff yang menjadi komandan lapangan.

Tim kuat Brasil dan Argentina sendiri tidak dapat menghentikan langkah “Negeri Kincir Angin” di putaran kedua. Oranye maju ke partai akhir menghadapi tuan rumah Jerman yang unggul atas Polandia, Swedia, dan Yugoslavia.

Di final yang berlangsung di Stadion Olimpiade Muenchen, Belanda unggul cepat di menit kedua lewat penalti Johan Nesskens. Tapi di menit 25 Jerman dapat membalas juga dari titik putih lewat sepakan Paul Breitner. Dua menit sebelum turun minum Gerd Mueller membawa Tim Panzer unggul setelah menjebol gawang Jan Jongbloed.

Skor 2-1 bertahan sampai usai dan Jerman berhasil merebut gelar dunia kedua didepan publiknya sendiri. Gelar yang dinanti sejak terakhir tahun 1954 ini membuat Jerman menyamai rekor dua gelar Italia.

Polandia menjadi juara ketiga setelah mengalahkan Brazil. Pemainnya Grzegorz Lato menjadi yang tertajam sepanjang turnamen dengan torehan tujuh gol. Gerd Mueller sendiri mencetak empat gol sehingga total golnya di Piala Dunia menjadi 14, satu lebih banyak dari pemain Prancis Just Fontaine.

Tuan rumah: Jerman Barat
Jumlah peserta: 16 (putaran final)
Juara: Jerman Barat
Jumlah pertandingan: 38
Jumlah gol: 97
Rata-rata gol: 2,55
Total penonton: 1.774.022
Rata-rata penonton: 46.685
Topskorer: Grzegorz Lato (POL) 7 gol