thumbnail

– – Piala Dunia untuk kedua kalinya diselenggarakan di Jerman, setelah yang pertama di tahun 1974. Jika empat tahun sebelumnya Jerman menembus final tapi kalah dari Brasil, di kandang sendiri mereka harus puas sampai di babak semifinal usai dihentikan Italia, yang kemudian tampil sebagai juara.

Dengan diikuti oleh 198 negara dari seluruh dunia di babak kualifikasi, jumlah peserta dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Namun peserta di putaran final masih sama dengan Piala Dunia sebelum-sebelumnya, yaitu 32.

Sebanyak 12 stadion ditunjuk oleh FIFA untuk menggelar pertandingan pada Piala Dunia kali ini. FIFA juga mengeluarkan aturan baru, bahwa stadion yang namanya terkait sponsor, harus diubah menjadi Stadion FIFA World Cup. Stadion yang diubah namanya adalah Signal Iduna Park di Dortmund dan Allianz Arena di Munich. Olympiastadion di kota Munich urung dipergunakan karena FIFA hanya mengizinkan satu kota diwakili satu stadion.

Para peserta di putaran final dibagi ke dalam 8 grup. Tim yang berhasil meraih posisi 1 dan 2 akan lolos ke babak selanjutnya. Di babak kedua para peserta menjalani fase knocked out, di mana tim yang kalah akan langsung tersingkir.

Yang menarik dari gelaran Piala Dunia ini adalah banyaknya jumlah kartu yang dikeluarkan oleh wasit. Total para pengadil lapangan hijau mengeluarkan 345 kartu kuning dan 28 kartu merah. Kejadian unik terjadi ketika wasit asal Inggris, Graham Poll, memberi tiga kartu kuning kepada pemain Kroasia, Josip Simunic, dalam pertandingan melawan Australia. Hanya saja, saat mengacungkan kartu kuning kedua, Poll tidak otomatis melayangkan kartu merah. Barulah di kartu kuning ketiga ia mengeluarkannya. FIFA lalu meniadakan kartu kuning yang kedua, dan Poll tidak lagi dipakai untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Tak lama setelah Piala Dunia selesai, Poll mundur dari pentas internasional.

Tim-tim unggulan masih mendominasi. Italia, Jerman, Portugal dan Prancis masih terlalu tangguh bagi tim peserta lainnya. Keempat tim tersebut mampu melaju hingga babak semifinal. Italia bertemu tuan ruman Jerman, Prancis menghadapi Portugal.

Italia mampu mempermalukan tuan rumah Jerman dan lolos ke final. Bermain tanpa gol hingga waktu usai, Jerman tak mampu membendung dua gol Gli Azzurri yang dilesakkan Fabio Grosso dan Alessandro Del Piero di menit-menit terakhir babak tambahan.

Sang penantang Italia di partai final, Prancis, berhasil pula mengandaskan Cristiano Ronaldo dkk dengan skor 1-0. Gol tunggal Les Bleus dicetak oleh Zinedine Zidane melalui titik putih.

Dipimpin oleh wasit asal Argentina Horacio Elizondo, partai puncak dilangsungkan di Olympiastadion di kota Berlin. Pertandingan berjalan seru, kedua tim saling adu serang. Skor 1-1 menutup babak kedua, pertandingan dilanjutkan ke babak extra time.

Di menit-menit akhir terjadi hal yang sangat mengejutkan dan akan selalu dikenang. Zidane menanduk dada Marco Materazzi yang mengakibatkan kartu merah baginya. Italia akhirnya juara setelah menang lewat adu penalti.

Miroslav Klose menjadi pencetak gol terbanyak dengan 5 gol. Zidane, walaupun membuat “noda” di laga final, tetap dinobatkan sebagai pemain terbaik. Ia pun langsung pensiun dari sepakbola.

Tuan rumah: Jerman
Jumlah peserta: 32
Juara: Italia
Jumlah pertandingan: 64
Jumlah gol: 147
Rata-rata gol: 2,3
Total penonton: 3.359.439
Rata-rata penonton: 52.491
Topskorer: Miroslav Klose 5 gol
Pemain terbaik: Zinedine Zidane
Pemain muda terbaik: Lukas Podolski
Kiper terbaik: Gianluigi Buffon

Advertisements