Salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia yang sangat bersejarah dan merupakan kandang dua klub lokal top, Atletico Meneiro dan Cruzeiro. Estadio Mineirao yang berkapasitas 57.483 tempat duduk telah menjalani pemeriksaan sebelumnya untuk 6 pertandingan Piala Dunia 2014, termasuk semifinal.

Proyek modernisasi termasuk penurunan permukaan lapangan dan meningkatkan aksesibilitas stadion, dengan prinsip keberlanjutan dalam setiap pengerjaan yang dilakukan. Salah satu fasilitas yang ada di stadion ini adalah dapat menimbun 6.270.000 liter air hujan yang dapat digunakan kembali.

Berlokasi di Pampulha dan diresmikan pada 5 Desember 1965, Stadion ini adalah milik Pemerintah Minas Gerais. Diresmikan dengan nama Estadio Governador Magalhaes Pinto, namun dalam sepakbola Brasil dikenal dengan nama Mineirao.

Atmosfer, antusiasme dan semangat pada pertandingan terjadi saat O’Galo — julukan Atletico Meneiro — atau A Raposa-julukan Cruzeiro- bertanding di kandangnya. Mineirao membuktikan bahwa stadion ini layak digunakan sebagai salah satu kandang tim nasional Brasil.

Stadion ini pernah digunakan juga sebagai Homebase tim Selecao ketika mereka meladeni Argentina di babak kualifikasi Piala Dunia melawan rival mereka Argentina pada tahun 2004 dan 2008.

Belo Horizonte terletak di wilayah Timur Brasil. Kota ini juga terkenal dengan arsitektur dan taman-tamannya. Belo Horizonte berarti ‘Cakrawala yang Indah’ yang merupakan kota terbesar keempat di Brazil. Ciri menarik dari kota ini adalah jalanannya. Jalanan di kota ini berbentuk tegak lurus dan diagonal yang dirancang oleh Aarao Reis.

Perkembangan yang dialami kota ini tidak disertai dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Akibatnya warga tidak mempunyai saluran pembuangan limbah dan sering terjadi banjir di kota ini.