thumbnail

– – Piala Dunia ini menjadi satu-satunya Piala Dunia yang tidak menggunakan sistem gugur untuk partai final. Juara 1930 Uruguay berhasil mengulangi kesuksesan menjadi juara setelah absen di dua Piala Dunia sebelumnya.

Rencana awal FIFA menggelar turnamen Piala Dunia pada tahun 1942 dan 1946 harus ditunda. Akibat Perang Dunia II itu pula banyak negara Eropa yang mengalami kehancuran materi, sehingga FIFA mengalami kesulitan untuk memilih tuan rumah. Untungnya pada Konferensi FIFA tahun 1946 di Luksemberg, Brasil menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah.

Setelah pada dua Piala Dunia sebelumnya diselenggarakan di daratan Eropa, FIFA akhirnya menyetujui proposal Brasil yang sanggup mengadakan Piala Dunia di tahun 1950. Penyetujuan Brasil sebagai tuan rumah juga tak lepas karena Brasil memang satu-satunya negara yang mengajukan diri.

Meskipun akhirnya berhasil mendapatkan negara yang mau menjadi tuan rumah, FIFA mengalami kesulitan lain. Mereka masih harus membujuk beberapa negara agar mau berpartisipasi di Amerika Selatan.

Italia, misalnya. Juara bertahan sebanyak dua kali itu awalnya enggan hadir di Brasil karena negara mereka masih hancur akibat Perang Dunia II. Menurut rumor, Italia akhirnya bersedia hadir setelah FIFA menjamin untuk menanggung semua biaya perjalanan tim biru langit tersebut.

Format kompetisi di Brasil ini sedikit berbeda dari tiga Piala Dunia sebelumnya. Akibat banyaknya tim yang telah lolos kualifikasi mengundurkan diri, babak pertama akhirnya terbagi dalam grup dengan jumlah tim yang berbeda-beda. Ada grup yang berisi empat tim, namun ada juga yang hanya berisi dua. Negara yang mengundurkan diri adalah India, Jerman, Jepang dan Turki.

Inggris untuk pertama kalinya mengikuti Piala Dunia setelah 17 tahun mengekslusifkan diri. Kemenangan Inggris Raya melawan sisa Eropa 6-1 pada pertandingan persahabatan telah menjadikan Inggris sebagai salah satu tim unggulan.

Kenyataannya sangat berkebalikan. Setelah menang atas Chile 2-1 di partai pertama, Inggris harus pulang setelah dikalahkan Amerika Serikat dan Spanyol dengan skor sama 1-0. Kekalahan atas AS disebut sebagai kekalahan paling mengejutkan di sejarah sepakbola, karena sebelumnya Inggris diunggulkan 500 banding 1.

Empat juara grup di babak pertama yakni Brasil, Spanyol, Swedia dan Uruguay dipertemukan dalam satu grup baru. Brasil menghancurkan Spanyol dan Swedia masing-masing dengan skor 7-1 dan 6-1. Di partai terakhir mereka harus menghadapi Uruguay yang hanya tertinggal satu poin. Pertandingan tanggal 16 juli 1950 di Estadio Maracana yang diperkirakan dipenuhi oleh lebih dari 200.000 penonton itu akhirnya menjadi partai penentuan juara.

Brasil hanya butuh hasil imbang untuk menjadi juara. Penampilan meyakinkan di dua partai sebelumnya membuat mereka sangat yakin dapat merebut tropi juara. Namun keunggulan 1-0 di awal babak kedua dapat dibalikkan Uruguay menjadi 2-1. Uruguay menjadi juara untuk kedua kalinya.

Catatan rata-rata penonton yang hampir mencapai 61.000 orang per partai di stadion Maracana menjadi rekor penonton terbanyak. Kelak rekor tersebut dipatahkan pada tahun 1994, ketika Piala Dunia diadakan di Amerika Serikat.

Tuan rumah: Brasil
Jumlah peserta: 34 (13 di putaran final)
Juara: Uruguay
Jumlah pertandingan: 22
Jumlah gol: 88
Rata-rata gol: 4,00
Total penonton: 1.337.000
Rata-rata penonton: 60.773
Topskor: Ademir (BRA) 9 Gol