thumbnail

– – Piala Dunia 1978 berlangsung di Argentina dari tanggal 1 Juni sampai 25 Juni. Di final, tuan rumah berhasil mengalahkan finalis Piala Dunia 1974 Belanda dengan skor 3-1 lewat perpanjangan waktu.

FIFA memberikan kesempatan bagi Argentina untuk menjadi penyelenggara pada bulan Juli 1966. Sebenarnya mereka merupakan kandidat tuan rumah 1970, tetapi karena Meksiko yang menyelenggarakan Olimpiade 1968 telah membangun stadion sepakbola, maka kesempatan itu diberikan pada Meksiko.

Kejuaraan kali ini merupakan yang kelima diadakan di benua Amerika. Tim Oranye Belanda sekali lagi gagal di partai puncak karena ditundukkan tim tuan rumah. Bila sebelumnya Gerd Muller dkk (Jerman) yang mengakhiri langkah Belanda, maka kali ini giliran Mario Kempes cs yang membuat Belanda menangis.

Format kejuaraan tidak mengalami perubahan dari tahun 1974. Tetap diikuti oleh 16 peserta yang dibagi dalam empat grup. Dua tim terbaik dari tiap grup digabungkan lagi dalam dua grup. Juara grup langsung masuk ke final dan runner-up hanya mempunyai peluang menjadi juara ketiga.

Kontroversi tak lepas dari kejuaraan kali ini terutama saat Albiceleste menghadapi Peru di pertandingan akhir grup putaran kedua. Argentina harus mengalahkan Peru dengan setidaknya memasukkan empat gol agar dapat maju ke final. Ini harus dilakukan Daniel Passarella dkk karena saingan terdekatnya Brasil sebelumnya telah menang 3-1 atas Polandia.

Kontroversinya terletak pada fakta bahwa kiper Peru Ramon Quiroga adalah kelahiran Argentina. Gawangnya yang hanya kebobolan enam gol dari lima pertandingan sebelumnya harus jebol enam kali hanya di partai ini. Padahal Argentina sendiri hanya mencetak total enam gol di pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Kemenangan 6-0 ini akhirnya mengantar Argentina ke final. Namun bagaimanapun, pemain kedua tim menyangkal telah “bermain sabun” untuk keuntungan si biru langit-putih.

Final yang berlangsung di Stadion Monumental kota Buenos Aires berlangsung penuh gemuruh. Partai yang dipimpin wasit Sergio Gonella dari Italia harus berlanjut ke perpanjangan waktu karena dalam 90 menit kedua tim bermain imbang 1-1.

Di babak tambahan ini menjadi bencana bagi tim Oranye karena Argentina berhasil menambah dua gol sehingga anak asuh Ernst Happel ini kembali harus pulang ke negaranya dengan tangan hampa. Argentina merebut Piala Dunia pertama mereka dan bergabung bersama Uruguay, Italia, Jerman, Brasil, dan Inggris sebagai tim-tim juara dunia.

Di perebutan tempat ketiga Brasil menang atas Italia 2-1. Dua gol Tim Samba diciptakan Nelinho dan Dirceu, sedangkan gol balasan Azzurri dicetak Franco Causio.

Kempes yang mencetak dua gol di final berhasil menggondol Sepatu Emas berkat enam gol yang dibuatnya, yang menjadikannya sebagai topskorer.

Tuan rumah: Argentina
Jumlah peserta: 16
Juara: Argentina
Jumlah pertandingan: 38
Jumlah gol: 102
Rata-rata gol: 2,68
Total penonton: 1.610.215
Rata-rata penonton: 42.374
Topskorer: Mario Kempes (ARG) 6 gol

Advertisements