Dari tiga klub terbesar di kota Sao Paulo, satu-satunya yang tidak memiliki stadion berstandar turnamen internasional justru klub dengan suporter terbaik di kota tersebut: Corinthians. Itu sebabnya kepada mereka “diberikan” stadion baru.

Stadion bernama Arena Sao Paulo itu dibangun untuk Piala Dunia 2014, tapi setelah itu akan diserahkan kepada klub Corinthians. Hanya saja, selain memiliki nama alias Stadion Arena de Corinthians, kapasitas tempat duduk penonton akan dikurangi sekitar 20 ribu kursi, dari yang semula 65.807 untuk Piala Dunia.

Pemberian stadion ini kepada klub Corinthians ini diharapkan meningkatkan kegiatan perekonomian yang nantinya akan mendatangkan keuntungan bagi kota Sao Paulo ataupun klub Corinthians itu sendiri.

Arena de Sao Paulo akan menghelat 6 pertandingan, termasuk laga pembuka antara Brasil melawan Kroasia. Partai lain yang akan diadakan di stadion ini adalah Uruguay-Inggris (19/6), Belanda-Chile (23/6), dan Korea Selatan-Belgia (26/6), serta satu babak 16 besar, dan satu perempatfinal.

Kota Sao Paulo merupakan kota terbesar di Brasil, dan penduduknya adalah yang terbesar pula di negara tersebut. Kota ini juga mempunyai pengaruh yang besar dalam perdagangan dunia, sehingga dianggap juga sebagai Kota Global.

Di kota ini terdapat sebuah museum yang sangat terkenal, yakni Museum Kesenian Sao Paulo. Ada juga tugu bendera yang dinamai Monumento as Bandeiras. Ada juga Jembatan Estalada yang terletak di atas Sungai Phineiros dan dibuka pada Mei 2008.

Kota ini dianggap salah satu kota penting dan bersejarah bagi dunia persepakbolaan Brasil. Di kota inilah Charles Miller, seorang Skotlandia kelahiran Brasil, memperkenalkan sepakbola ke Negeri Samba pada tahun 1894, setelah pulang ke Sao Paulo usai menyelesaikan sekolahnya di Inggris.