Stadion Arena Amazonia terletak di kota Manaus yang berada di jantung hutan hujan Amazon, yang merupakan hutan hujan terbesar di dunia. “Berkah alam” Itulah yang menjadi inspirasi desain stadion ini.

Arena Amazonia didesain dengan unik karena tertutup oleh struktur logam yang dirancang menyerupai keranjang jerami. Stadion ini berkapasitas 42.337 penonton dengan dilengkapi restoran, parkir bawah tanah, dan juga disediakan bus dan layanan monorail. Stadion ini juga menarik wisatawan karena bentuknya yang unik dan dapat juga dipakai untuk konser musik dan acara-acara kebudayaan.

Proyek stadion berkelanjutan ini akan memberikan warisan penting bagi kawasan Manaus dan Brasil, serta memainkan perannya dalam membantu melestarikan keanekaragaman hutan hujan Amazon. Misalnya, air hujan akan dikumpulkan untuk digunakan kembali dalam toilet atau air lapangan, sementara pasokan berlimpah sinar matahari di wilayah ini akan dimanfaatkan untuk menghasilkan energi bersih dan baru. Di stadion ini terdapat layar yang terbuat dari tanaman yang berguna untuk menjaga temperatur di dalamnya agar tetap dingin.

Stadion ini sempat molor dari jadwal deadline karena anyaknya pekerja yang menjadi korban karena sistem keamanan pembangunan yang buruk. Akibatnya, pengerjaan sempat dihentikan. Akhirnya pada 10 Maret 2014 stadion ini bisa diresmikan oleh federasi sepakbola Brasil, dihadiri oleh para pekerja. Acara launching itu digelar dengan menghelat pertandingan lokal antara Nacional kontra Remo.

Manaus merupakan ibu kota negara bagian Amazonias. Kota ini terletak di pertemuan antara Sungai Negro dan Solimoes. Penduduk yang mendiami Manaus mencapai 1,8 juta jiwa. Manaus juga merupakan kota metropolitan terbesar di wilayah utara Brasil.

Ada cerita unik yang berasal dari Kota Manaus ini. Tim nasional Inggris ditolak oleh walikota Manaus, Virgillio, setelah ia geram atas komentar Roy Hodgson tentang kota yang dipimpinnya. Letaknya yang jauh dari sepuluh kota lainnya akan menyulitkan tim yang bermain di kota ini.

“Kami berharap bisa melihat tim yang lebih baik, dengan pelatih yang lebih sopan dan peduli yang datang kemari,” cetus sang walikota.

“Kami juga berharap Inggris tidak datang. Pelatih [Roy Hodgson] adalah salah satu orang di dunia yang tidak penasaran dengan Amazon, yang tak ingin tahu Manaus,” lanjutnya.

Stadion ini akan menggelar empat laga penyisihan grup, yakni laga Inggris-Italia (14/6), Kamerun-Kroasia (18/6), Amerika Serikat-Portugal (22/6), Honduras-Swiss (25/6).