McLaren akan meninggalkan penyapu kaca atau “wiper” yang sudah digunakan 100 tahun lebih di industri otomotif. diganti dengan teknologi “ultrasound”. Teknologi ini akan digunakan pada mobil yang akan diproduksi di masa mendatang. Menurut Frank Stephenson, Kepala Desainer McLaren di Woking, Inggris, teknologi ini sudah diaplikasi pada pesawat tempur sebagai penggnti wiper temuan Mary Anderson pada 1903.

Cara kerja, gelombang suara frekuensi tinggi yang disalurkan ke kaca depan mencipta lapisan transparan yang bisa menepis air, serangga, atau apa saja yang ada di depan. Angkatan Laut Amerika Serikat sudah menggunakan gelombang elektromagnetik serupa untuk menyelubungi lambung kapal untuk mencegah tumbuhnya teritip (siput kecil yang suka menempel pada kapal).

Dengan teknologi ini, selain mampu meningkatkan daya pandang lebih baik, kaca depan jadi lebih jernih. Juga bisa mengirit  bahan bakar karena tidak lagi menggunakan motor listrik untuk menggerakkan wiper. Kacara mobil juga bisa dirancang lebih fleksibel, tanpa harus memikirkan pola gerak wiper, maju-mundur padapermukaan yang halus dan rata.