Program Penilaian Kinerja Keselamatan Mobil Baru Eropa (Euro NCAP) akan memasukkan teknologi autonomous emergency braking (AEB) dalam kriteria pengujian. Karena, dari hasil survei mereka, seperti Mercedes-Benz, Honda,Volvo dan Infiniti sudah memakainya, sementara Jaguar, Range Rover, Audi dan Lexus sebagai opsional.

Mercedes-Benz menamai teknologi AEB dengan Pre-Safe dan Honda melabelnya Collision Mitigation Braking System. Fungsi dari sistem ini memberi peringatan kepada pengemudi jika mereka berada pada kecepatan yang tidak sesuai dengan jarak aman untuk mengerem, dilihat dari jarak antara mobil pengendara dengan benda di depannya. Ia menggunakan citra radar dan video untuk memberikan gambaran jalan di depan mobil secara lengkap, akurat, dan real-time.

Jika pengemudi terindikasi mengabaikan peringatan, maka AEB akan membuat mobil mengerem secara teratur, sekaligus mempersiapkan sistem keselamatan lain di dalam mobil (airbag, ABS, dan lainnya).

“Data secara global menunjukkan bahwa sistem kinerja AEB dapat mengurangi kecelakaan hingga 27 persen. Namun meski pengenalan teknologi keselamatan aktif ini dapat mengurangi kematian dan cedera akibat kecelakaan berkendara, ketersediaan AEB di Eropa masih jauh dari standar,” tulis Euro NCAP dalam rilisnya, seperti dikutip Autoblog.

Survei itu menunjukkan bahwa 79 persen mobil yang dijual di Eropa belum dilengkapi AEB, dan 66 persen produsen belum menawarkan sistem AEB di setiap model baru yang mereka pasarkan.

Michiel van Ratingen, Sekretaris Jenderal Euro NCAP, mengatakan, “Mempercepat penerapan teknologi ini akan merealisasikan target Uni Eropa untuk memangkas angka kematian di jalan raya 50 persen pada 2020. Atas dasar inilah, Euro NCAP memutuskan untuk memasukkan faktor ketersediaan AEB dalam memberikan penilaian berdasarkan jumlah bintang terhadap kendaraan produksi 2014 dan seterusnya; dan lebih jauh berharap Pemerintah Eropa mewajibkan AEB bagi semua jenis kendaraan baru.”

Advertisements