Saya ingin memberi contoh beberapa bahasa cinta tubuh:

Ada individu bahasa cinta tubuhnya adalah makanan favorit tertentu. Mungkin mie, rujak, atau lainnya. Ada yang menikmati olahraga fisik, atau sekedar jalan di mal. Ada yang merasa segar kembali setelah menonton film atau membaca buku tertentu. Ada beberapa klien saya menikmati laut atau gunung sebagai bahasa cinta yang dimulai dari pemandangan matanya.

Sementara ada yang hobi menyibukkan diri dengan membersihkan rumah atau bercocok tanam. Ada pula yang bahasa cinta tubuhnya menyanyi atau mendengarkan musik tertentu. Tak sedikit pula sahabat kami menikmati doa dan memuji Sang Pencipta sebagai penyegar jiwa sekaligus raganya.

Nah, Apakah Anda tahu bahasa cinta tubuh anda sendiri?

Jika anda sudah tahu, gunakan sedikit waktu untuk menikmatinya. Bisa sendirian, bisa juga mengajak teman, anak atau pasangan anda. Namun umumnya, tidur yang cukup menjadi obat “generik” bagi orang sibuk. Kadang istirahat sebentar di siang hari, memejamkan mata sejenak barang sepuluh menit, menolong kelelahan mata yang sudah berjam jam di depan komputer.

Selain mengenali bahasa cinta tubuh, sebaliknya kenalin dan hindarkan apa yang membuat badan tidak nyaman. Misal, tergesa-gesa bepergian, dengan cara berangkat lebih awal. Anda punya gangguan maag, hindari jangan terlambat makan. Jauhkan alkohol berlebihan dan lainnya yang dapat merusak tubuh. Hindari kena hujan atau suhu panas yang ekstrim saat di jalan raya, jika oleh karena itu anda cepat pusing, atau sensitif dengan makanan tertentu.

Bagi anda yang rentan dengan stres, jogging dan olahraga lainnya sangat dianjurkan. Bisa dengan berenang, treadmil atau lainnya. Dengan olahraga fisik akan kembali bugar. Pagi hari nyaman dipakai bekerja, malam hari enak dibawa tidur.

Tubuh atau raga kita adalah anugerah Tuhan. Tubuh adalah baitNya yang Perlu dijaga dan dirawat seksama. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat, kata pepatah kuno. Seorang bijak lain berkata, “The first wealth is health”. Betapa mahalnya kesehatan fisik. Apalagi sampai harus menjalani operasi biaya berobat sangat sangat sangat mahal. Bagi kita yang pernah dirawat di rumah sakit atau berurusan dengan dokter sangat mengerti hal ini

Mencegah tentu jauh lebih baik. Mari kita menjaga hidup sehat. Caranya dengan mencintai raga anda. Jaga keseimbangannya, mulai dari asupan gizi, waktu istirahat yang cukup , rekreasi yang memadai hingga mengenali bahasa cinta tubuh anda sendiri seperti yang saya jelaskan di atas.

Semoga bermanfaat

Advertisements