Kapila melahirkan para Brahmana, sapi-sapi, Gandharva dan Apsara sebagaimana disebutkan pada kitab Purana. Muni melahirkan banyak anak: Bhimasena, Ugrasena, Suparna, Varuna, Gopati, Dhritarashtra, Suryavarchas, Satyavachas, Arkaparna, Prayuta, Bhima, Chitraratha, Kalisiras, Prajanya, Kali dan Narada. Sedangkan, Kadru, melahirkan para Punnaga (ular/naga) sebanyak 1.000 anak,, antara lain Sesha, Ananta/Vasuki, Takshaka, Kumara dan Kulika.

Cerita kelahiran semua makhluk mulia dan suci ini kalau dibaca seumur hidup akan memberikan kesenangan di telinga. Cerita ini harus selalu didengar dan diceritakan kepada orang lain dengan niat pikiran yang mulia. Mereka yang membaca cerita ini dengan sungguh-sungguh di hadapan para Dewa dan Brahmana akan mendapat banyak keturunan, kemasyhuran serta mendapatkan dunia yang baik sekali kelak. Dan dari Kasyapa inilah diturunkan berbagai macam makhluk mulai dari para Dewa hingga para Rakshasa, Binatang dan Tumbuh-tumbuhan.

Sedangkan, Rishi Atri dan Anasuya : menurunkan dewa Soma (titisan Dewa Brahma), Rishi Dattatreya (titisan Dewa Vishnu) dan Rishi Durvasa (titisan Dewa Siva). Dua yang terakhir adalah para Rishi yang hebat. Keduanya, sangat paham Veda dan dimahkotai dengan pahala tapa dan jiwa yang betul-betul damai. Sedangkan Dewa Soma adalah pendiri dari Candra Vamsa atau Dinasty Bulan.

Rishi Angira dan Smrti : menurunkan 3 orang Rishi, yaitu Utathya, Vhrihaspati dan Samvarta, yang semuanya taat akan sumpahnya. Rishi Vrihaspati kemudian terkenal sebagai guru spiritual para Dewa-dewa di Surga.

Rishi Pulastya dan Priti menurunkan Rishi Vaisravana. Dari istri pertamanya sang Rishi menurunkan Kuvera yang menjadi bendahara Surga. Sedangkan dari istri yang lain lahir Rahvana, Kumbhakarna, Sarpakanaka dan Gunawan Wibhisana. Selanjutnya Rishi Pulastya ini menurunkan para Rakshasa, Kinnara (makhluk setengah manusia setengah kuda), Yaksha dan para monyet.

Rishi Pulaha dan Ksama menurunkan para Salaba (sejenis serangga bersayap), singa-singa, Kimpurusha (makhluk setengah manusia setengah singa), macan, beruang dan srigala.

Rishi Kratu dan Sannati yang suci seperti upacara kurban, menurunkan para Valakhilya, Rishi yang ukuran badannya sebesar jempol tangan orang dewasa.. Mereka adalah rekan dari Surya. Terkenal di tiga dunia dan pengabdi kepada kebenaran serta sangat taat dan displin dengan sumpahnya.

Rishi Bhrigu dan Khyati tersohor keluar setelah membuka dada Brahma. Sukra yang terpelajar adalah putra Bhrigu. Dia menjadi sebuah planet dan bertugas atas perintah Brahma dalam menahan dan mencurahkan hujan. Di samping itu dalam membagikan dan mengirimkan malapetaka, menopang kehidupan semua makhluk hidup di tiga dunia melalui langit. Sukra yang terpelajar dengan kecerdasan dan kebijaksanaannya yang luar biasa, taat pada sumpah para leluhur dengan melakukan kehidupan Brahmacharin (tanpa menikah). Sukra membelah dirinya sendiri menjadi dua dengan kekuatan tapanya dan menjadi pemandu spiritual baik dari para Daitya dan Para Dewa. Sukra juga menurunkan seorang putri bernama sang Divi yang kemudian menjadi istri tertuanya Varuna. Ia melahirkan seorang putra bernama Vala dan seorang putri bernama Sura (anggur) untuk kegembiraan para dewa.

Rishi Bhrigu menurunkan putranya Chyavana, dengan Pauloma istrinya. Chyavana sosok anak yang hebat, seperti kilatan matahari, memiliki jiwa yang baik dan sangat termasyhur. Chyavana keluar dari rahim ibundanya dalam kemarahan dan menjadi sebab kebebasan ibundanya (dari cengkeraman Rakhsasa). Dan sang Arushi, putrinya Manu, menjadi istri Chyavana yang bijaksana. Dia keluar melalui paha ibundanya Aurva yang reputasinya luar biasa. Dia kemudian menurunkan Richika, yang sejak masa kanak-kanaknya sudah mempunyai kekuatan dan energy yang luar biasa. Melalui Satyavati, putri raja Gadhi, Richika menurunkan Jamadagni yang berbudi luhur. Rama (Parasurama) putra Jamadagni yang bungsu diantara empat orang bersaudara, melebihi saudara-saudaranya dalam hal kepemilikan sifat-sifat yang baik, pengendalian nafsu dan penguasaan terhadap senjata-senjata. Namum, Parasurama karena kemarahan atas pembunuhan terhadap ayahandanya Jamadagni, kemudian membantai para Kshatriya di seluruh dunia sampai 21 kali.

Rishi Vasishtha dan Urja menurunkan 100 orang putra yang mempunyai nama sama yaitu Saktri. Rishi Parasara diturunkan oleh Rishi Saktri yang tertua setelah dia dibantai oleh raja Kalmalashada. Raja keturunan dinasti Surya. Selanjutnya Rishi Parasara menurunkan Rishi Krishna-Dwaipayana Vyasa melalui istrinya, Satyavati.

Dewa Agni dan Svaha menurunkan Kumara. Saudara-saudaranya yang lahir kemudian adalah Shaka, Vishaka dan Naigameya;

Pitri dan Svada diceritakan menurunkan seorang putri bernama Vasavi. Rishi Daksha Prajapati dan Prasuti menurunkan 11 orang putri, delapan dinikahi Prajapati. Dewa Agni dan Pitri masing masing memperistri satu. Dan satu lagi yang bernama Sati dinikahi Dewa Shiva.

Advertisements