Lemak trans merupakan salah satu penyebab obesitas masa kini yang juga memicu penyakit kronis seperti penyakit jantung. Tak heran jika kini di negara maju sudah banyak restoran yang mengurangi penggunaan lemak trans dalam proses pemasakannya.

Sebenarnya apa itu lemak trans? Lemak trans terbentuk akibat proses hidrogenasi yakni pencampuran hidrogen dalam minyak sayur. Dalam bahasa sederhana, itu artinya mengubah minyak cair menjadi lemak padat. Proses ini memang membuat makanan terasa lebih gurih.

Lemak trans sebaiknya dihindari. Penelitian menunjukkan asupan lemak trans bukan hanya terkait dengan penyakit jantung koroner, tapi juga merusak jaringan saraf pada otak.

Otak sebagian besar terdiri dari lemak, termasuk lemak yang Anda makan. Tingginya kadar lemak trans pada otak bisa membuat kerja membran sel otak menjadi lebih kaku dan kurang mampu menjalankan fungsinya dengan baik.

Advertisements