Ford Motor Company (FMC) tak pernah berhenti melahirkan teknologi canggih di bidang otomotif, terutama bertujuan untuk menyelamatkan pengemudi dan penumpang. Dan yang paling gres, teknologi yang tak biasanya berhubungan dengan industri otomotif, yakni berkitan dengan kesehatan dan kebugaran.

Mei lalu, Ford mengumumkan pihaknya telah menjalinkan kerja sama dengan perusahaan medis Medtronic, mHelath yang memelopori WellDoc dan SDI Health. Salah satu raksasa pabrik mobil di Amerika itu menyodorkan fitur baru, di mana perangkat ini bisa mendeteksi diabetes dan asma atau alergi yang memanfaatkan teknologi SYNC (penyelaras).

SYNC sendiri sudah dikembangkan oleh FORD cukup lama dengan hasil perkawinan iTunes dan HD radio pada 2009. Masih tahun itu juga, Ford lantas memperkenalkan “Wifi hot spot”, teknologi sistem komunikasi sebagai hasil pengembangan dari sistem koneksivitas SYNC. Jadi, saat berkendara bisa mengakses internet dengan tinggal mencolokkan modem pita lebar dengan koneksi USB.

Tak cuma itu. Pada 2009 itu juga, Ford menciptakan sabuk pengaman balon. Ketika terjadi tabrakan, sabuk yang melintang di bagian dada mengembang, sehingga terhindar dari gejala tulang iga.

Pada 2010, kembali Ford mengumumkan terobosannya yang disebut “Curve Control System”. Perangkat ini sangat membantu mencegah mobil terbalik di tikungan akibat kecerobohan sopir yang melakukan manuver dengan kecepatan tinggi. Sedang tahun ini, Ford menyodorkan temuannya berupa jok pengemudi yang bisa mendeteksi serangan jantung.

Terakhir, teknologi yang mendeteksi kesehatan dan kebugaran, meski belum dinamakan dan bila memang sangat layak, tentu akan masuk dalam produk Ford masa mendatang. Munculnya proyek ini berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh CTIA-Wireless Association and Harris Interactive yang menunjukkan bahwa 78 persen konsumen AS punya minat dalam solusi kesehatan mobile, membuat aplikasi medis dan kesehatan.

Selain itu, data dari asosiasi diabetes di Amerika punya catatan bahwa 26 juta orang dewasa di Amerika dan anak-anak (genetik) banyak terkena diabetes. Dan angka itu meningkat cepat dan buat penderita perlu mengetahui tingkat glukosa setiap saat (termasuk kala di atau berkendara) demi kelangsungan hidup.

Nah, Ford menyodorkan teknologi buat pemantauan glukosa yang dikembangkan bersama dengan Medtronic dengan memanfaatkan teknologi SYNC yang dapat terhubung melalui bluetooth. Dibantu perangkat Medtroniuc, tingkat glukosa bisa dipantau kontinyu dan informasinya disampaikan, bisa dalam bentuk audio atau video.