exteer Automotive, produsen setir, power steering dan as roda dari Amerika Serikat mengumumkan, berhasil mengembangkan power steering listrik (EPS) yang tidak berisik, efisiens dan mampu menghasilkan “feedback” atau reaksi yang lebih baik dari pengemudinya.

Dijelaskan, EPS terbaru tersebut menggunakan sistem sambungan-berpasangan (coupling) yang dibuat dari plastik lentur untuk menggantikan baja. Dengan ini pula, selain bisa mengurangi suara, bobotnya juga lebih ringan. Karena itu pula, Nexteer mengatakan, EPS terbaru ini cocok untuk mobil hibrida atau listrik

“Mobil listrik tidak menimbulkansuara. Nah, kalau menggunakan power steering tipe lain, dipastikan di kabin, bisa terdengar suara aneh,” jelas Kevin Ross, salah seorang penemu sekaligus manajer pada Global Enginering Nexter Automotive. Bahkan ia berani sesumbar, EPS terbaru-nya ini paling halus di antara yang ada di dunia saat ini.

Peugeot X1
Nexteer boleh saja sesumbar. Pasalnya, produk terbarunya tersebut dipastikan akan digunakan oleh Peugeot pada X1, mobil sport listrik yang dipamerkan di Paris Motor Show awal Oktober lalu. Produsen lain yang juga sudah memastikan menggunakan produk baru Nexteer ini adalah Citroën untuk DS3 dan Fiat 500 Abarth.

Sistem kontrol elektronik ini dipasang langsung bersama  motor listriknya. Dengan menggunakan termoplastik, suara dan getaran dari roda dan ban yang diteruskan melalui batang setir bisa dikurangi. Dijelaskan, selama ini, problem EPS bila mobil menggunakan ban besar atau profil tipis dan alurnya sedikit (hampir botak), getaran dan suara berisik yang ditimbulkan langsung dirasakan dan didengar oleh pengemudi.

EPS terbaru ini menggunakan kopling atau sambungan berpasangan dari termoplastik lentur. Diklaim 17 persen lebih ringan setir yang  menggunakan pasangan sambungan dari  baja. Harganya pun 50 persen lebih murah. Karena gesekan setir rendah, pengemudi bisa merasakan kontak langsung dengan ban atau bisa mengontrol kemudi lebih baik.

“Termosplastik dibuat dari polyamide yang mampu bekerja pada suhu tinggi. Bahan ini juga diperkuat dengan serat gelas, “ kata Paul Poirel, Nexteer Automotiove’s Chief Product Engineer, Europe. Setelah digunakan oleh Fiat, Citroën dan Peugeot, Nexteer akan menargetkan penggunaan produknya pada mobil premium.

Komponen lain dari EPS ini adalah sensor non-kontak, motor listrik tanpa borstel (brushless) dan sistem kontrol elektronik. Pada Citroën DS3 and C3. EPS ini menggunakan satu gigi pinion  saja untuk mengerakkan rek setir

Advertisements