Sampai saat ini bahan bakar minyak ( BBM ) masih menjadi salah satu faktor pendukung utama bagi sebuah kendaraan agar dapat bekerja sebagaimana mestinya. Akan tetapi semakin hari cadangan minyak di perut bumi semakin menipis, berbanding terbalik dengan kebutuhan akan bahan bakar yang semakin meningkat.

Oleh karenanya usaha penghematan BBM pun kiranya perlu dilakukan oleh seluruh warga dunia. Disamping cara lain yaitu mencari bahan bakar alternatif sebagai salah satu bentuk kepedulian pada masalah keterbatasan bahan bakar.

Memang tanpa perlu dihimbaupun orang – orang ingin agar kendaraannya dalam hal ini mobil tidak boros dalam mengkonsumsi bahan bakar, apalagi dengan naiknya harga bahan bakar beberapa waktu yang lalu. Akan tetapi pemilik sering sekali tidak mengetahui kalau konsumsi bahan bakarnya boros, belum lagi perilaku atau sikap berkendara yang tetap masih belum dipahami.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah mobil boros BBM atau tidak bisa dilihat putaran mesin pada posisi idle. Jika putaran mesin diatas standar yang ditentukan maka dapat dipastikan konsumsi bahan bakar cukup tinggi.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Yang pertama adalah dengan melakukan servis dan tune up secara rutin karena apabila pembakaran berlangsung secara optimal maka mobil pun akan lebih irit BBM.Sementara khusus untuk mesin-mesin keluaran terbaru yang sudah mengadopsi teknologi tinggi, kondisi sensor pun pada mesin perlu diperiksa di bengkel-bengkel resmi.

Kemudian sikap berkendarapun perlu diperhatikan. Selain menaikkan putaran mesin secara berlebihan, akselerasi mendadak, dan antre di tanjakan dengan setengah kopling menjadi faktor lain yang akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros.

Pengetahuan akan cara mengemudi yang baik memang kurang dipahami oleh beberapa pengemudi. Mereka yang relajar mengemudi secara otodidak atau relajar dan mengikuti gaya mengemudi yang salah dari teman menjadi salah satu hal yang menyebabkan hal tersebut diatas

Handling yang baik itu nggak tahu, kalau start gas terus. Itu karakter lama yang masih pakai karburator, mematikan mesin pun masih pakai gas terlebih dahulu. Itu karakter turun menurun dari orang tua dan sebagainya. Sekarang kondisinya sudah semua pakai injection, start begitu saja selang beberapa detik sudah siap jalan tidak ada masalah.

Masih soal menghemat BBM, bagi yang ingin melakukan modifikasi pada mobil hendaknya dipertimbangkan masak-masak karena hal tersebut sangat berpengaruh pada tingkat konsumsi bahan bakar. Memodifikasi mesin demi mendongkrak performa atau memodifikasi body yang membuat bobot bertambah merupakan salah satu hal yang bisa menyebabkan konsumsi BBM meningkat.

Pelumas juga memegang peranan yang tak kalah penting. Hal ini mengingat bahwa pelumas merupakan salah satu penopang utama dari performa kerja mesin yang mantap. Kualitas pelumas yang dipakai memiliki andil yang cukup besar terhadap daya tahan mesin, hal ini wajar karena barang ini tidak hanya berfungsi melumasi perangkat-perangkat dalam mesin tapi juga sebagai pendingin, dan juga sebagai pembersih mesin berkat zat aditif yang ada di dalamnya.

Oleh karena itulah pelumas dapat mendukung performa mesin yang optimal. Dan secara otomatis jika performa mesin optimal maka konsumsi bahan bakar dapat ditekan, demikian juga dengan tingkat pencemaran dari emisi. Sedangkan dalam jangka panjang, umur ( daya tahan ) mesin menjadi lebih lama.

Masih soal menghemat BBM hal lain yang bisa dilakukan para pemilik mobil adalah memperhatikan tekanan angin ban. Tekanan yang kurang tentu akan memaksa mesin bekerja lebih keras dan otomatis meminta bahan bakar yang lebih. Selanjutnya dianjurkan untuk mengisi bahan bakar pada malam hari. Bahan bakar adalah zat yang mudah menguap, karena itu lebih baik untuk mengisi BBM pada malam hari dimana penguapan relatif lebih kecil.

Bukan konsumen saja yang dituntut untuk peduli pada masalah keterbatasan BBM, produsen pun memiliki tugas yang sama. Maka tidak mengherankan kalau teknologi-teknologi yang kini terpasang pada mobil beberapa diantaranya diarahkan untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar yang efisien. Misalnya saja teknologi injection yang kini akrab di telinga.

Injection itu sudah dengan Elektronik Circuit Module ( ECM )jadi sistem distribusi bahan bakar dan udara sudah diatur oleh komputer. Pada mekanisme injection itu dalam ruang bakar terjadi perpaduan antara udara sama bahan bakar (pengabutan) sehingga terjadi proses pembakaran sehingga menimbulkan tenaga. Kalau dari sisi ECM pengaturannya sudah memakai komputer ( program ), kalau main gigi satu supply sekian, gigi dua kecepatan sekian, dan sebagainya. Sudah terprogram sifatnya bahan bakar yang dibutuhkan saat pembakaran dan udara yang masuk sudah diatur dalam komputer.Tidak hanya lewat pengembangan teknologi saja, edukasi kepada para pemilik kendaraan juga dilakukan misalnya lewat acara roadshow.

Kalau bicara soal penghematan BBM, memang banyak pihak yang terlibat. Namun kiranya masing-masing orang tidak perlu menunggu yang lain untuk bergerak karena langkah sekecil apapun tentu memiliki makna yang sangat besar bagi dunia dan bagi generasi mendatang.