Hampir semua mesin mobil modern menggunakan sistem pendinginan air untuk menjaga suhu panas. Jadi, air menjadi “darah” yang menyalurkan panas dari sumber penghasil menuju akhir pelepasannya.

Yang menjadi masalah, tak jarang muncul gelembung udara di jalur air pendingin. Udara yang masuk bisa mengacaukan tekanan di dalam sistem dan akhirnya mengganggu tugas air mendinginkan mesin. Risiko mesin overheat lebih besar karena posisi antarkomponen di mobil-mobil sekarang lebih rapat.

Udara bisa masuk saat tutup radiator dibuka dan ditutup. Udara itu ada di antara permukaan air dan tutup radiator. Selain itu, udara bisa juga ada karena kondisi tutup radiator sudah kurang bagus.

Pada tutup radiator ada katup yang berfungsi mengalirkan udara dari tangki reservoir ketika panas dan mengisap air dari reservoir ke radiator (saat dingin).

Bagaimana cara mengusir udara yang terperangkap? Ikuti langkah-langkah di bawah ini

1. Pastikan suhu mesin dalam keadaan dingin.
2. Buka tutup radiator. Nyalakan mesin (agar air bersirkulasi). Setelah itu, masukkan air ke mulut radiator dan hentikan jika sudah penuh.
3. Tutup kembali radiator dengan sempurna.
4. Setelah itu, buka tutup pembuang udara. Posisi tutup pembuang setiap merek mobil berbeda-beda. Lokasinya bisa dilihat di buku pedoman pemilik kendaraan.
5. Perhatikan air yang keluar dari katup. Jika terdapat buih, maka itu menandakan masih ada udara di jalur pendingin. Artinya, Anda harus terus melakukan proses tadi hingga yang keluar adalah air tanpa buih.
6. Cek jumlah air cadangan di tabung resevoir. Jika kurang, tambahkan sampai batas maksimum

Advertisements